Hak Cipta Lagu

Serupa Tapi Tak Sama! Ada 2 Jenis Kontrak Publisher Music

Jangan salah tanda tangan! Ada 2 jenis kontrak di publisher musik

Di industri musik, tanda tangan bukan sekadar formalitas. Sekali kamu menandatangani kontrak, itu bisa menentukan arah karier dan hak atas karyamu dalam jangka panjang. Sayangnya, masih banyak musisi dan penulis lagu yang belum memahami bahwa di publisher musik ada dua jenis kontrak berbeda dengan fungsi dan konsekuensi yang tidak sama.

Sebelum buru-buru tanda tangan, pahami dulu perbedaannya.

1.⁠ ⁠Kontrak Eksklusif Penulis Lagu

Yang dikontrak: Penulis lagunya (songwriter/composer) sebagai individu.

Durasi: 1–5 tahun.

Isi utama:
•⁠ ⁠Penulis lagu bekerja eksklusif untuk publisher tersebut selama masa kontrak.
•⁠ ⁠Semua karya yang dibuat oleh penulis lagu tersebut akan dikelola oleh publisher selama masa kontrak usai.
•⁠ ⁠⁠Publisher memiliki hak untuk mengelola seluruh karya sang penulis lagu (royalti mekanik, performing rights, sync, dll).
•⁠ ⁠⁠Penulis Lagu tidak boleh memberikan lagu ke publisher lain sebelum masa kontrak telah habis.

Kelebihan:

  • Ada dukungan kreatif lebih besar: songwriting camp, pitching, kolaborasi, produksi.
  • ⁠Penulis Lagu lebih terarah dalam mengatur karya cipta

Kekurangan:

  • Terikat. Tidak bebas memberikan lagu ke label/publisher lain.
  • Semua lagu yang dibuat selama kontrak masuk ke publisher, walaupun penulis lagu ingin memberikan ke pihak lain.

2. Kontrak Lagu (Per Lagu / Single Song Agreement)

Yang dikontrak: Hanya lagunya, bukan penulis lagunya.

Durasi: 1-5 Tahun.

Isi utama:

  • Publisher hanya mengelola lagu yang tercantum di dalam kontrak (judul tertentu).
  • Penulis Lagu bebas membuat dan memberikan lagu lain ke publisher lain atau secara independen, namun tidak pada judul lagu yang sama.
  • Pembagian royalti fokus per lagu: publishing share, mechanical, performing rights, sync, dll.

Kelebihan:

  • Fleksibel. Penulis Lagu tidak terikat secara personal.
  • Cocok untuk penulis lagu yang ingin membagi katalog ke beberapa publisher atau proyek tertentu saja.

Kekurangan:

  • Penulis lagu akan sulit mengatur karya cipta di beberapa publisher yang didaftarkan
  • Dukungan kreatif biasanya tidak sebesar kontrak eksklusif karena hubungan tidak jangka panjang.